Rabu, 13 Januari 2010

Kreativitas dan Inovasi dalam Berwirausaha

Nama : Intan Wulandari
44208010052

Hambatan dan teknik meningkatkan kreativitas

1. Hambatan kreativitas
Sebagai dinding atau bangunan mental yang menhambat kita untuk memahami atau menemukan pemecah atas suatu masalah. Bangunan mental yang bersifat menghambat ini terdapat pada setiap orang dalam kualitas dan jumlah yang berbeda-beda. Faktor penghambat ini dapat diklasifikasikan atas dua unsur utama, yaitu hambatan struktural dan proses. Hambatan struktural terdiri atas hambatan psikologis, budaya, dan lingkungan. Sedangkan hambatan proses terdiri atas hambatan dalam memilih bahasa berpikir, hambatan karena keterpakuan fungsional, dan hambatan karena kebiasaan memandang dengan cara yang sama.

2. Teknik meningkatkan kreativitas
Cara umum meningkatkan kreativitas adalah dengan mengubah cara berpikir dan proses bertindak.Walaupun demikian, berbagai riset telah dilakukan untuk mencari cara-cara meningkatkan kreatvitas dalam proses pemecahan masalah.
  • Perumusan masalah secara kreatif
  • Bertanya dan bertanya
  • Curah gagasan
  • Orang aneh
  • Iklim kreatif
Arti penting inovasi dalam kewirausahaan

Schumpeter dalam Rambat (2004) mendukung pendapat bahwa pengusaha merupakan inovator, yang tidak selalu sebagai invertor (penemu). Pengusaha berperan sebagai orang yang mengatur pengalokasian sumber daya dalam usaha eksploitasi invensi (temuan) yang mungkin saja sudah ada sebelumnya. pengusaha menciptakan kombinasi-kombinasi baru dari pengguanaan faktor produksi.

Ada lima jenis inovasi yang penting dilakukan pengusaha, yaitu :
  1. Pengenalan barang baru atau perbaikan barang yang sudah ada.
  2. Pengenalan metode produksi baru.
  3. Pembukaan pasar baru, khususnya pasar ekspor atau daerah yang baru.
  4. Penciptaan/pengadaan persiadaan bahan mentah atau setengah jadi baru.
  5. Penciptaan suatu bentuk organisasi industri baru.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar